Pengalaman Pertama Bisa Donor Darah

Hari sabtu kemarin, ada acara Seminar di lineation Center Bandung. Tapi saya tidak mengikuti dari awal untuk seminarnya, karena ada acara dari pagi. Pada hari itu, bukan hanya ada seminar aja, tapi ada acara bakti sosial. Bakti sosial yang diadakan oleh Lineation Center adalah donor darah, Akupuntur gratis, pemeriksaan dokter gratis, dan Fisioterapi gratis.

Saat tahu ada donor darah, saya bertekad untuk bisa ikut. Tapi rada ragu juga sih, karena kondisi saya saat itu sedang sakit kepala dan baru selesai “datang bulan”. Langkah awal saya tidak mau isi form dulu, karena sudah beberapa kali gagal jadi tidak mau isi form dulu sampai dinyatakan benar-benar bisa mendonorkan darah. Jadi pertama saya di cek dulu Hemogoblin (HB) nya, dan ternyata bisa, yeeay!! Kelanjutannya saya ulas di bawah ya.

Donor Darah

Pic : Pixabay.com

Menurut Wikipedia, Donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di Bank Darah, sebagai stok darah untuk kemudian digunakan untuk transfusi darah. Jika ingin donor darah bisa langsung ke Palang Merah Indonesia  (PMI) atau ke mobil PMI terdekat atau bisa juga ke tempat acara yang ada penggalangan untuk donor darah. Setiap darah yang sudah kita donorkan, memang belum tentu bisa dipakai oleh orang yang membutuhkan darah. Karena harus melewati proses test kecocokan kembali. Tapi darah kita tetap bisa membantu orang yang membutuhkan kok, lagi pula ada manfaat untuk kita sebagai pendonor darah, lho. Tentu saja tidak semua orang bisa melakukan donor darah, adapun syarat-syarat untuk bisa mendonorkan darah.

Baca Juga: Solusi Mengurangi Kematian Akibat Miras Oplosan

Syarat Untuk Bisa Donor Darah

Jika kamu ingin donor darah, intip dulu nih syarat-syaratnya, yaitu :

  • Melakukan pemeriksaan dokter terlebih dahulu
  • Berat badan minimal 45 kg
  • Umur minimal 17 tahun dan maksimal 60 tahun
  • Temperatur tubuh 36.6 – 37.5 derajar Celcius
  • Tekanan darah normal
  • Hemoglobin minimal 12 gram
  • Denyut nadi teratur
  • Jarak penyumbangan darah sebelumnya minimal 3 bulan
  • Tidak meminum obat seperti Aspirin
  • Tidak Menggunakan Narkoba dan merokok
  • Tidak memiliki sakit Kanker atau yang menular
  • Wanita yang sedang menstruasi, tetapi jika sudah sudah lebih dari 3-5 hari, boleh melakukan donor jika Hemoglobinnya mencukupi
  • Wanita hamil dan menyusui, jika sudah menyusui lebih dari 6 bulan bisa melakukan donor darah
  • Tidur cukup

Jika kamu sudah memenuhi syarat diatas, kamu sudah bisa langsung mengisi formulir kesedian untuk donor darah dan biodata. Kemarin kondisi saya baru selesai “datang bulan”, dan saat di cek HB nya memadai dan tekanan darah pun normal, jadi bisa melakukan donor darah. Senang sekali rasa, yeay!! Tapi saat saya mau mulai donor tidak bisa langsung, karena saya belum makan siang. Jadi disarankan untuk makan dulu sebelum melakukan donor darah.

Manfaat Donor Darah

Selain kita menolong orang lain dengan menyumbangkan darah. Buat kita sebagai pendonor darah juga mendapatkan manfaatnya juga, yaitu :

  • Meningkatkan produksi sel darah merah

Setelah kita melakukan donor darah sudah pasti sel darah merah akan berkurang.  Jangan kuatir, menurut penelitian, sumsum tulang belakang akan segera memproduksi sel darah merah untuk menggantikan darah yang hilang. Tubuh pun akan terasa lebih enak karena sudah mengalir sel-sel darah merah yang baru di produksi oleh tubuh kita sendiri.

  • Membantu menjaga kesehatan jantung

Menurut penelitian dokter untuk orang yang melakukan donor darah akan mampu menurunkan resiko serangan jantung. Karena membantu memperlancar aliran darah sehingga mencegah penyumbatan arteri.

  • Lebih sehat secara psikologis

Jika melakukan donor darah, maka akan membuat pendonor lebih sehat secara psikologis. Karena orang yang mendonorkan darahnya dengan tujuan menolong orang lain yang sedang membutuhka darah, dan pendonor memiliki resiko kematian yang lebih rendah.

  • Menurunkan resiko terkena kanker

Untuk orang yang mendonorkan darah ada kemungkinan akan terhidar dari penyakit kanker paru-paru, lambung, usus besar, dan tenggorokan. Maka untuk pendonor darah, disarankan untuk rutin melakukan donor darah setiap 3 bulan sekali untuk pria, sedangkan wanita minimal 4 bulan sekali.

  • Mencegah penuaan dini

Tentu saja tidak ada wanita yang ingin kulitnya menjadi keriput dan terjadi penuaan dini. Ya walaupun dengan berjalannya waktu pasti akan terjadi penuaan, tapi bisa kita cegah supaya tidak terlalu parah. Dengan melakukan donor darah secara rutin dan teratur, maka akan membantu kulit pada wanita untuk beregenerasi secara sempurna.

Baca Juga : Akupuntur Facelift

Kesimpulan

Karena melihat manfaatnya, dari dulu saya ingin sekali menjadi pendonor darah. Tapi sering kali gagal karena Hemoglobin yang rendah atau tekanan darah yang rendah. Penyebab itu dikarenakan kurangnya istirahat dan makan yang tidak teratur. Jadi tiga hari sebelum ingin melakukan donor darah, saya harus memperbaiki jam tidur dan makan yang teratur. Supaya saya dapat melakukan donor darah.

Jujur ada kepuasan dan kesenangan tersendiri karena bisa menjadi pendonor darah. Mungkin karena baru pertama kali jadi norak, hahaha. Tapi setelah melakukan donor darah, kepala saya tidak sakit lagi dan badan terasa lebih enak. Semoga bisa rutin menyumbangkan darah, dan semakin banyak lagi orang yang mau tergerak hatinya untuk jadi pendonor darah.

Kalau teman-teman sudah pernah donor darah? Sudah berapa kali? Bagaimana rasanya? Sharin yuk di kolom komentar..