Open House Museum Bio Farma

Siapa yang pernah tau kalau di Bandung ternyata ada Museum Kesehatan, yaitu Museum Bio Farma. Kalau saya sendiri baru tau kemarin, saat diundang untuk menghadiri acara Open House Museum Biofarma. Ternyata memang Museum Bio Farma tidak dibuka untuk umum jadi hanya orang tertentu atau rombongan sekolah yang dimana harus membuat janji sebelumnya.

Selain acara Open House Museum Bio Farma, ada juga Vaksin Influenza (flu) yang diberikan setangah harga. Kami juga dari Blogger Bandung diberi kesempatan untuk melakukan vaksin tersebut. Bagaimana keseruan di dalam Museum Bio Farma dan fungsi Vaksin. Simak ulasan saya, ya..

Bio Farma

Transformasi Logo Biofarma

Siapa yang tidak tau Bio Farma? Pasti tau lah, ya. Bio Farma didirikan pada tanggal 6 Agustus 1890. Bio Farma sangat berjasa dalam memberikan kualitas hidup bangsa Indonesia dan mancanegara. Karena Bio Farma telah memproduksi Vaksin yang sangat dibutuhkan oleh kesehatan tubuh manusia. Selain itu, Vaksin yang diproduksi sudah memenuhi syarat Standar yang ditetapkan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan mendapatkan pra kualifikasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Baca Juga: Sejarah Bio Farma

Museum Bio Farma

Sejarah Bio Farma

Museum Bio Farma ini sungguh membuat saya penasaran. Karena saya baru tau kalau Bio Farma ini mempunyai museum. Pada tahun 2015 Museum Bio Farma resmi didirikan di Bandung. Karena sangat berjasanya perusahaan ini terhadap kesehatan manusia di dunia. Maka pada Museum ini menceritakan perjalanan sejarah tentang Vaksin, tokoh-tokoh yang terlibat dalam sejarah Bio Farma, dan kejadian-kejadian penting pada masa lampau.

Konsep Digital dan Desain Grafis Museum Bio Farma

Museum Bio Farma sendiri akan menceritakan sejarah ini dengan prespektif dan konsep yang modern. Selain itu juga didesain dengan konsep dan grafis yang modern, sehingga menjadikan para pengunjung nyaman berada di dalamnya. Bulan depan pengurus museum ini akan merubah konten yang ada di dalamnya, untuk bisa menarik pengunjung lebih banyak lagi. Karena Museum Bio Farma ini akan mencoba di buka untuk umum.

Sejarah Vaksin Rabies di Museum Bio Farma
Alat Pertama Produksi Vaksin di Museum Bio Farma
Alat Pembuatan Vaksin Pertama di Museum Bio Farma

Pada Open House kemarin pun banyak undangan yang datang, dari Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandung, Media, dan pengamat museum. Banyak yang berharap Museum Bio Farma ini dapat di buka untuk umum, agar dapat dijadikan salah satu tempat wisata bersejarah di Kota Bandung. Karena belum adanya museum kesehatan di Bandung.

“Saya ingin memasukkan dalam list paket wisata Kota Bandung. Supaya semakin bertambahnya tempat wisata bersejarah di Bandung. Bukan hanya alam terbuka yang menjadi tempat wisata, tetapi tempat sejarah pun bisa menjadi tempat wisata. Semoga kita bisa bekerja sama.” Ujar Ibu Kenny Dewi Kaniasari, selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bandung.

Sejarah Museum Bio Farma
Alat Peninggalan Belanda di Museum Bio Farma
Sejarah di Museum Bio Farma

Pada saat masuk saya sangat antusias untuk melihat sejarah PT. Bio Farma ini. Museum ini memang sangat didukung oleh grafis dan multi media yang bagus dan modern. Saya betah berada disana, karena dapat melihat dan mengetahui sejarah sebelum dan sesudah adanya Vaksin, alat-alat yang digunakan pertama kali untuk membuat vaksin. Jika dilihat alat-alat yang digunakan untuk membuat vaksin sebagian besar peninggalan dari Belanda.

Sejarah Penemuan Anti Bisa Ular di Museum Bio Farma

Vaksin Influenza (Flu)

Influenza adalah penyakit saluran pernapasan menular yang disebabkan oleh virus influenza. Umunya menyerang saluran pernapasan atas (hidung, tenggorokan, dan bronkus).

Influenza harus diwaspadi, karena ada beberapa alasan, yaitu :

1. Sangat mudah menulari teman, anggota keluarga, dan pasien

Penularan virus influenza dapat terjadi melalui 3 cara, yaitu :

  • Melalui droplet yang dikeluarkan penderita (bersin, batuk) (face to face)
  • Melalui udara (airbone transmission)
  • Kontak fisik dengan penderita, seperti jabat tangan atau terinfeksi melalui kontak dengan barang

2. Menurunnya produktivitas dalan beraktivitas

Karena terkena virus influenza, sehingga mengganggu untuk beraktivitas dan harus beristirahat 3-5 hari.

3. Biaya pengobatan yang tidak murah

4. Virus mudah dan cepat bermutasi

5. Kematian

Virus influenza dapat menyebabkan kematian karena komplikasi (Pheimonia, Bronkitis, Sinusitis, dan infeksi telinga) dan penyakit kronis semakin parah (Asma, penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), Diabetes, penyakit jantung, dan system imun lemah).

Untuk Vaksin Influenza harus diulang setahun sekali, dengan harga kurang lebih Rp 200.00,- . Kemarin pada saat acara, saya dan teman-teman blogger ikut vaksin ini. Rasanya tidak sesakit DPT, memang merah dan memar juga tapi tidak parah dan hanya satu atau dua hari hilang rasa sakitnya. Efeknya belum terasa, bahkan sehari setelah vaksin hidung saya mulai tidak enak seperti mau flu tapi nggak jadi, hihihi.

Teman-teman sudah pernah melakukan Vaksin Influenza? Atau mungkin sudah pernah masuk ke Museum Bio Farma? Share yuk…

Bio Farma

Jl. Pasteur No.28 Bandung 40161

Tel. (022) 2033755

Email : mail@biofarma.co.id