Hallo, apa kabar?

Di Blog post kali ini saya ingin bercerita tentang keseruan saya mengikuti seminar di Starland Preschool. Seminar kemarin tentang “Mengenal Stunting dan mengatasi Gerakan Tutup Mulut pada anak”, dengan pembicara dr. Frecillia Regina, SpA, IBCLC.

Saat mendengar penjelasan dari dr. Frecillia, membuat saya flashback. Ternyata saya juga pernah membuat kesalahan saat anak-anak mulai memasuki tahap MPASI (Makan Pendamping Air Susu Ibu), hihihi. Untuk lebih jelasnya saya akan mencoba menjabarkan sedikit apa yang saya tangkap dari penjelasan dr. Frecillia, simak terus, ya 😊.

Stunting

Ada yang sudah tau apa itu Stunting? Saya akan coba jelaskan sedikit, Stunting adalah permasalahan kekurangan gizi pada anak, sehingga mengalami pertumbuhan yang lambat dan tidak memiliki tinggi yang ideal sesuai dengan umurnya.

Jadi belum tentu tubuh anak yang pedek karena faktor genetik (keturunan) dari orang tua. Padahal menurut para ahli faktor genetik sangat berpengaruh kecil terhadap kesehatan anak. Sebenarnya Stunting ini dapat dicegah, yaitu dengan memperhatikan pola asuh dan pola makan.

Saat menjelaskan tentang Stunting di Starland Preschool, dr.Frecillia mengatakan,

“untuk mencegah anak Stunting dimulai dari masa kandungan. Kita harus memberikan asupan gizi yang seimbang. Jika anak Ibu lahir dengan kondisi premature, sudah pasti anaknya kekurangan zat besi.”

Dari yang saya tangkap seminar kemarin, memang permasalahan Stunting ini dapat diatasi sejak dini. Saat anak memasuki tahap MPASI, maka berilah asupan gizi yang seimbang. Waktu anak saya masuk MPASI, saya menerapkan no GulGar  (Gula Garam) sebelum memasuki umur 1 tahun. Ternyata sekarang diperbolehakan menggunakan GulGar sedikit sesuai dengan takaran.

Selain itu selalu periksa grafik pertumbuhan anak-anak setiap bulannya, supaya Anda mengetahui apakah anak Anda mengalami Stunting 😊.

Gerakan Tutup Mulut (GTM)

Siapa yang suka stress kalau anak mulai GTM? Saya juga seperti itu kok 😊.

Sudah bingung harus memberikan apa lagi, padahal saya sudah berusaha membuat makanan yang variasi dan menggunakan bahan dasar kesukaan anak. Tapi hasilnya tetap ditutup aja mulutnya, hikss.

Saat mengikuti seminar di Starland Preschool bersama dr. Frecillia, saya baru mengetahui ternyata anak juga ada masanya tidak selera makan sama seperti orang dewasa. Jadi wajar kalau anak melakukan Gerakan Tutup Mulut (GTM), yang paling penting sebagai orang tua jangan sampai merusak psikologis anak untuk makan.

Cara Makan yang Tepat untuk Anak

Seminar Starland
dr. Frecillia memberikan contoh

Kesalahan orang tua saat memberi makan pada anak akan mempengaruhi psikologi anak. Maka sebagai orang tua harus menerapkan cara yang tepat saat memberikan makan pada anak, seperti :

Posisi makan yang tepat

Saat memberi makan pada anak, Anda harus memastikan posisi duduk anak. Posisi duduk anak harus duduk tegak.

Tidak Sambil Digendong

Terkadang orang tua zaman dulu mengendong anak sambil makan dan berjalan mengelilingi rumah. Kebiasaan ini yang membuat anak tidak konsenstrasi saat makan.

Tidak Diberi Gadget atau Nonton

Kebiasaan ini juga sering terjadi memberi gadget atau nonton saat sedang makan. Ini akan membuat anak tidak konsentrasi bukan hanya saat makan saja tapi bisa mempengaruhi konsentrasi saat belajar juga.

Memberitahu Isi Makanan

Saat makan, usahakan memberitahukan pada anak apa yang sedang mereka makan. Supaya anak mengerti dan mengetahui makanan tersebut.

Tidak Memaksa Membuka Mulut

Sebagai orang tua atau pengasuh, tolong tetap menjaga psikologi anak untuk makan. Dengan cara salah satunya adalah tidak memaksa anak untuk membuka mulut.

Itu dia beberapa cara yang tepat memberikan makan pada anak. Dari beberapa cara diatas, saya pun pernah melakukan kesalahan saat memberi anak makan. Selain itu, dr. Frecillia juga mengingatkan bahwa sebagai orang tua juga harus mengerti masak, jangan asal mencampur bahan makanan dan selalu cicipi makanan tersebut sebelum diberikan pada anak. Kalau rasanya tidak enak, ya sudah pasti anak pun tidak akan mau makan.

Baby Club Starland Preschool

Seminar Starland
Baby Club Starland Preschool

Setelah sesi dr. Frecillia, selanjutnya ada sesi pengenalan Baby Club yang ada di Starland Preschool. Peserta seminar yang membawa anak untuk mengikuti sesi Baby Gym dan Mengasah motoric kasar pada anak. Karena saya tidak membawa anak dan sudah besar juga, jadi saya hanya meliput dan melihat keseruan anak-anak yang berlatih merangkak.

Nah, itu dia keseruan saya mengikuti seminar di Starland Preschool. Saya ingin sekali meliput fasilitas dan kegiatan yang ada di Starland ini. Semoga saya mempunyai kesempatan itu, hihi 😊.

One Reply to “Seminar Stunting dan GTM Bersama dr. Frecillia di Starland Preschool”

  1. Reyne Raea says: April 20, 2019 at 7:54 pm

    Huwaaaa… sedih bacanyaaaaa..

    Anak saya udah masuk tahap GTM dan sedih banget deh.
    Dia bener-bener gak mau makan.

    Alhasil runtuh sudah keidealisan saya.

    Dulu mah kakaknya saya ajak makan dengan benar, harus duduk di meja makan, gak digendong, gak boleh sambil nonton.

    Lah yang kedua ini, babay deh baby chair yang dibeli jauh-jauh itu.

    Makannya sambil digendong seringnya sambil liat-liat jalan, sambil liat yutub.

    Kalau enggak, dia betah loh seharian cuman asi, sampai-sampai dia kuyus hiks

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">html</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*